ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPATUHAN KASUS SUSPEK COVID-19 DALAM MENJALANKAN PROTOKOL ISOLASI MANDIRI DI POLI ILI RSUD KOTA TANGERANG

  • Irawati P
  • Ramdan Sukmawijaya R
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada awal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan mewabahnya pneumonia baru yang bermula dari Wuhan Provinsi Hubei pada bulan Desember 2019, yang kemudian menyebar dengan cepat ke lebih dari 190 negara dan teritori. Wabah ini diberi nama coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Dalam upaya pencegahan penyebaran lebih lanjut Indonesia menetapkan Protokol Kesehatan termasuk didalamnya protocol isolasi Mandiri yang wajib dilaksanakan oleh suspek covid 19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat terutama yang dikatagorikan suspek Covid 19 terhadap protocolisolasi Mandiri. Metode penelitian yang di gunakan adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan consecutive sample didapatkan sebanyak 46 orang suspek covid 19. Hasil penelitian dari 46 responden 63 % patuh dan 27% tidak patuh terhadap protokol isolasi mandiri, sedangkan faktor yang mempengaruhinya terdiri dari faktor Pendidikan, tingkat ekonomi, pengetahuan dan persepsi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Irawati, P., & Ramdan Sukmawijaya, R. (2023). ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPATUHAN KASUS SUSPEK COVID-19 DALAM MENJALANKAN PROTOKOL ISOLASI MANDIRI DI POLI ILI RSUD KOTA TANGERANG. IMJ (Indonesian Midwifery Journal), 5(1), 38. https://doi.org/10.31000/imj.v5i1.6026

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free