Perubahan frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen pada klien dengan asma menggunakan terapi pursed-lip breathing

  • Adawiah A
  • Yanto A
N/ACitations
Citations of this article
295Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pasien Asma memiliki resiko gangguan inflamasi kronis yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi, sesak nafas, dada terasa berat. Pursed lip breathing ini merupakan salah satu terapi intervensi non farmakologi dan non invasive yang dapat mengurangi sesak nafas (menurunkan frekuensi pernafasan), dan meningkatkan saturasi oksigen. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui perubahan frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen pada klien dengan asma menggunakan terapi pursed-lip breathing. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek studi kasus adalah pasien asma. Subjek studi kasus berjumlah 2 orang. Subjek studi kasus telah menandatangani informed consent sebelum dilakukan pengambilan data. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan frekuensi pernafasan dan meningkatkan saturasi oksigen. Terapi Pursed lip breathing mampu menurunkan frekuensi pernafasan dan meningkatkan saturasi oksigen.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adawiah, A. Z., & Yanto, A. (2021). Perubahan frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen pada klien dengan asma menggunakan terapi pursed-lip breathing. Ners Muda, 2(3), 113. https://doi.org/10.26714/nm.v2i3.6325

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free