Pengendalian Secara Biointensif Infeksi Begomovirus Pada Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L) Berbasis Tanaman Barier di Sulawesi Tenggara

  • Widodo C
  • Taufik M
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengendalian Secara Biointensif Begomovirus pada Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L) Berbasis Tanaman Barier di Sulawesi Tenggara. Begomovirus adalah penyebab penyakit dari golongan virus tanaman. Penyakit ini menjadi salah satu faktor penghambat budidaya cabai di berbagai negara maupun daerah di Indonesia. Jika tanaman cabai terinfeksi saat masih muda dapat menyebabkan kehilangan hasil dan gagal panen. Penyebaran Begomovirus di  lapangan ditentukan oleh serangga kutukebul. Pengendalian populasi serangga vektor penting untuk mengurangi tanaman terinfeksi. Barier di sekitar pertanaman cabai dapat digunakan sebagai penghalang vektor di lapangan. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi  pengendalian Begomovirus pada cabai merah besar dengan model Biointensif tanaman barier. Metode yang  digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), analisis sidik ragam dan uji lanjut BNT taraf  kepercayaan 95%. Variabel pengamatan meliputi: gejala, kejadian  dan keparahan  penyakit Begomovirus,  populasi  kutukebul  serta pertumbuhan dan produksi  cabai.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola penanaman barier biotik bunga kenikir berpengaruh terhadap penurunan populasi serangga kutukebul, kejadian dan tingkat keparahan (PepYLCIV) serta peningkatan produksi cabai merah. Populasi kutukebul terendah 0,45 ekor/tanaman dibanding  kontrol  1,08 ekor/tanaman, kejadian dan tingkat  keparahan (PepYLCIV) terendah 45% dan 1,33% dengan produksi cabai tertinggi (1,14 kg-petak) dibanding dengan kontrol (0.31 kg-petak).

Cite

CITATION STYLE

APA

Widodo, C. J., & Taufik, M. (2024). Pengendalian Secara Biointensif Infeksi Begomovirus Pada Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L) Berbasis Tanaman Barier di Sulawesi Tenggara. JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA, 7(3), 1011–1022. https://doi.org/10.20527/jptt.v7i3.2903

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free