Pengaruh Riwayat Asupan Prelakteal dan Riwayat Penyakit Infeksi terhadap kejadian Stunting pada Anak Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Tangeban Kabupaten Banggai

  • Rohmah M
  • Natalia S
  • Mufida R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
166Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) Stunting merupakan salah satu bentuk gizi kurang yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan menurut indikator umur (TB/U) sesuai usianya yang diukur berdasarkan Standar deviasi dengan referensi.  Stunting menyebabkan perkembangan otak suboptimal sehingga mengakibatkan terhambatnya perkembangan motorik dan kognitif, bahkan dapat meningkatkan resiko terhadap kesakitan dan kematian. Namun faktanya kasus stunting (pertumbuhan pendek) masih tinggi dan merupakan masalah utama di berbagai daerah. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh asupan prelakteal dan riwayat penyakit infeksi terhadap kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Dalam penelitian  ini menggunakan desain  Case control study dengan pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah Sebagian ibu yang memiliki anak usia 1-3 Tahun Di Puskesmas Tangeban Kabupaten Banggai bulan Juli-Agustus 2021 yaitu sebanyak 30 responden, metode pengambilan sampel dengan menggunakan tehnik simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rohmah, M., Natalia, S., Mufida, R. T., & Siwi, R. P. Y. (2022). Pengaruh Riwayat Asupan Prelakteal dan Riwayat Penyakit Infeksi terhadap kejadian Stunting pada Anak Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Tangeban Kabupaten Banggai. Journal for Quality in Women’s Health, 5(1), 17–26. https://doi.org/10.30994/jqwh.v5i1.120

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free