Stabilitas Hasil Tiga Genotipe Tebu (Saccharum officinarum L.) Hasil Mutasi Ethyl Methane sulfonate (EMS)

  • Faesol N
  • Avivi S
  • Hartatik S
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perakitan varietas tebu unggul diperlukan sebagai upaya peningkatan produksi tebu nasional. Salah satu kriteria penentuan varietas unggul tebu adalah mempunyai performa daya hasil tinggi dan stabil. Penelitian ini bertujuan guna mengevaluasi penampilan agronomi dan stabilitas hasil genotipe tebu mutan di tiga lokasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Materi evaluasi terdiri dari tiga genotipe tebu hasil mutasi dengan ethyl methanesulfonate (EMS) generasi keempat (M4.1, M4.2, M4.3) dan satu varietas Bululawang (BL) sebagai pembanding. Percobaan dilakukan di tiga lokasi yaitu Kabupaten Jember (Kecamatan Arjasa, Kecamatan Sukorambi) dan Kabupaten Bondowoso (Kecamatan Pakem) dari bulan Desember 2020 - Januari 2022. Adaptasi dan stabilitas hasil genotipe tebu dievaluasi menggunakan model Finlay-Wilkinson, Eberhart dan Russell, dan Additive Main Effects and Multiplicative Interaction (AMMI). Hasil percobaan menunjukkan bahwa analisis ragam gabungan menunjukkan interaksi genotipe x lingkungan nyata pada karakter hasil produksi. Genotipe tebu mutan M4.1, M4.2, M4.3 memperlihatkan performa agronomi dan hasil tertinggi di semua lokasi, serta nyata lebih tinggi dari varietas pembanding BL berdasar uji LSI 5%. Genotipe tebu  BL, M4.1 dan M4.3 teridentifikasi memiliki stabilitas hasil tinggi terhadap semua lokasi uji, sehingga direkomendasikan sebagai genotipe unggul baru yang stabil serta memiliki daya hasil tinggi. Adapun genotipe M4.3 dinyatakan sebagai genotipe adaptif spesifik lokasi sehingga baik apabila ditanam di daerah Arjasa dan Sukorambi, berdasar uji stabilitas  Finlay dan Wikinson, Eberhart dan Russell, dan AMMI.  Implikasi hasil diharapkan genotipe tebu mutan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk dilakukan pendaftaran varietas unggul baru.

Cite

CITATION STYLE

APA

Faesol, N., Avivi, S., & Hartatik, S. (2022). Stabilitas Hasil Tiga Genotipe Tebu (Saccharum officinarum L.) Hasil Mutasi Ethyl Methane sulfonate (EMS). Agrikultura, 33(3), 312. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v33i3.40794

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free