Dampak Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Cakalang Terhadap Pertumbuhan Bayam Merah

  • Raymond Toisuta B
  • Welem R
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kabupaten Halmahera Utara saat ini dihadapi dengan pemasalahan pertumbuhan gulma dan hama penyakit tanaman serta pencemaran lingkungan. Sampai saat ini masalah tumbuhnya gulma tanaman sangat merugikan pertumbuhan, perkembangan dan hasil tanaman, sedangkan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari bau busuk pembuangan hasil limbah ikan dan merugikan kesehatan manusia. Salah satu tanaman yang sering tumbuhnya gulma adalah bayam merah dan pencemaran lingkungan dari limbah ikan cakalang. Untuk mengurangi permasalahan tersebut dikembangkan teknik penanganan dan pengolahan pupuk organik cair dari limbah ikan cakalang. Pemberian pupuk organik cair limbah ikan cakalang disesuaikan dengan konsentrasi yang tepat untuk mencegah pertumbuhan gulma dan meningkatkan pertumbuhan tanaman bayam merah yang optimal. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair limbah ikan cakalang yang optimal terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan 1:10 menghasilkan pertumbuhan tanaman bayam merah lebih optimal dibandingkan dengan perbandingan 1:5 dan 1:15 dengan nilai tinggi tanaman (26,8 cm), jumlah daun (47,97 helai) dan jumlah cabang (8,06 helai).

Cite

CITATION STYLE

APA

Raymond Toisuta, B., & Welem, R. (2023). Dampak Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Cakalang Terhadap Pertumbuhan Bayam Merah. JUSTE (Journal of Science and Technology), 3(2), 179–189. https://doi.org/10.51135/justevol3issue2page179-189

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free