Hubungan Riwayat Merokok dan Hipertensi Dengan Percutaneous Coronary Intervention Berulang Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RS Sentra Medika Cisalak

  • Jamiatun J
  • Ifadah E
  • Kalsum U
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit jantung koroner menjadi ancaman serius bagi masyarakat karena merupakan salah satu penyakit dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pada tahun 2016, sebanyak 31% kematian global atau sekitar 17,9 juta orang meninggal disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat merokok dan riwayat hipertensi yang berhubungan dengan tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) berulang di RS Sentra Medika Cisalak, Jawa Barat. Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan sampel sebanyak 108 responden yang menggunakan pendekatan crossectional. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat berupa uji chi-square. Hasil penelitian Riwayat merokok jumlah (55,6%), riwayat hipertensi sebanyak (67,6%). Dari hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan riwayat merokok dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) berulang pada pasien penyakit jantung koroner dan tidak ada hubungan riwayat hipertensi dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) berulang pada pasien penyakit jantung koroner, Diharapkan perawat yang berdinas diruang High Cardiac Care Unit (HCCU) dapat melakukan upaya pencegahan dan pengendalian dengan memberikan Pendidikan kesehatan tentang perawatan pasca tindakan PCI. Kata Kunci : Percutaneous Coronary Intervention (PCI), Riwayat Merokok, Riwayat Hipertensi

Cite

CITATION STYLE

APA

Jamiatun, J., Ifadah, E., Kalsum, U., Sholiha, N., Hidayah, N., & Marliana, T. (2024). Hubungan Riwayat Merokok dan Hipertensi Dengan Percutaneous Coronary Intervention Berulang Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RS Sentra Medika Cisalak. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 14(2), 105–114. https://doi.org/10.52643/jbik.v14i2.4450

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free