Abstract
Studi ini melihat bagaimana Al-Qur'an dan psikologi modern digabungkan untuk membuat pendekatan ilmu jiwa yang holistik. Fokus utama penelitian adalah analisis hermeneutik terhadap konsep jiwa (nafs) yang ditemukan dalam Al-Qur'an, termasuk tingkatan nafs (Al-Nafs al-Ammārah bi al-Sū', Al-Nafs al-Lawwāmah, dan Al-Nafs al-Mutma'innah), serta konsep fitrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nafs adalah entitas kompleks dengan dimensi materi dan spiritual, dan perkembangannya terkait erat dengan penyucian Konsep fitrah memberikan dasar yang optimistis untuk terapi psikologis yang berpusat pada kebaikan bawaan manusia. Metode holistik seperti muhasabah, dzikir, dan tazkiyatun nafs ditawarkan dalam psikologi sufi untuk mencapai kesadaran spiritual dan kesehatan mental. Dengan integrasi ini, tercipta kerangka konseptual baru yang menggabungkan perspektif spiritual Al-Qur'an dengan hasil psikologi empiris kontemporer. Ini memungkinkan pemahaman yang lebih luas tentang jiwa dan pengembangan intervensi yang lebih berguna.
Cite
CITATION STYLE
Baehaqi, R., & Fahmi, Y. (2025). Integrasi Al-Qur’an Dan Psikologi. Tamadduna: Jurnal Peradaban, 134–149. https://doi.org/10.29313/tamadduna.v2i2.8457
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.