Sistem Manajemen Pemilihan Tempat Wisata Di Kota Banyuwangi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

  • Daniswara R
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia menempati urutan ke-10 negara yang durasi penggunaan media sosial tersering menurut DataIndonesia.id. Dengan menggunakan media sosial pengguna dapat menemukan banyak hal yang berguna seperti iklan online yang dapat menjadi sarana yang lebih efektif dalam mencari tempat wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem manajemen pemilihan tempat wisata di Kota Banyuwangi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).Metode penelitian menggunakan SDLC (System Development Life Cycle) berupa tahapan-tahapan dalam metode SDLC. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan metode ini sesuai dengan data yang berada di lapangan sebesar 81.4%. Hasil yang diharapkan dari sistem inovatif ini termasuk pendekatan yang lebih efisien dan objektif untuk pemilihan tempat wisata. Kesimpulan menunjukkan bahwa sistem berhasil memenuhi kebutuhan pengguna dan memberikan rekomendasi tempat wisata yang sesuai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Daniswara, R. (2024). Sistem Manajemen Pemilihan Tempat Wisata Di Kota Banyuwangi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Action Research Literate, 8(4), 742–756. https://doi.org/10.46799/arl.v8i4.307

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free