Abstract
Penerapan terapi bermain puzzle mampu menurunkan kecemasan/ansietas pada anak yang menjalani hospitalisasi. Implementasi terapi bermain puzzle dalam asuhan keperawatan pada anak kejang demam yang mengalami ansietas dilakukan melalui pendekatan proses keperawatan yang komprehensif. Metode deskriptif dipilih dengan pendekatan studi kasus disertai penerapan praktik berbasis bukti. Hasil penerapan asuhan keperawatan dilakukan pada pasien anak laki- laki, umur 3 tahun, dengan diagnosis medis kejang demam sederhana. Analisa data hasil pengkajian ditemukan dua masalah utama yaitu ansietas dan hipovolemia. Penerapan terapi bermain puzzle 5 menit dengan frekuensi 2x/hari selama tiga hari dibuktikan mampu menurunkan tingkat ansietas anak. Hasil evaluasi akhir diketahui terjadi penurunan tingkat ansietas dari skala 8 menjadi 2 pada hari ketiga. Konklusi, permainan puzzle dapat diterapkan pada pasien anak dengan kejang demam untuk menurunkan ansietas. Saran perawat dapat mengaplikasikan bermain puzzle dalam rangka menurunkan ansietas dengan tingkat kesulitan permainan yang bervariasi dan rentang usia yang lebih luas.
Cite
CITATION STYLE
Annisa Rosiana, & Siti Nurhayati. (2023). Penerapan Terapi Bermain Puzzle Dalam Menurunkan Ansietas Pada Anak yang Dihospitalisasi dengan Kejang Demam. Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan, 7(2), 89–104. https://doi.org/10.36971/keperawatan.v7i2.150
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.