Abstract
Sektor pariwisata bagi Indonesia memiliki pengaruh yang cukup besar di mana sektor ini berperan sebagai core economy dan memiliki keunggulan dengan adanya multiplier effect yang tinggi dan perannya sebagai invisible export. Sektor ini mampu menyumbang pemasukan lebih dari 4 persen terhadap PDB nasional dan devisa yang cenderung meningkat. Kawasan ASEAN merupakan salah satu wilayah yang mendatangkan wisatawan mancanegara terbanyak ke Indonesia dengan tren positif selama periode 2005-2019, namun tingkat pertumbuhannya fluktuatif. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk menganalisis variabel apa saja yang berpengaruh terhadap permintaan pariwisata asal ASEAN mengingat adanya kedekatan historis dan geografis. Analisis regresi data panel dengan metode estimasi FEM SUR menunjukkan bahwa pendapatan per kapita, harga minyak bumi dan keterbukaan perdagangan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan permintaan pariwisata dari tujuh negara ASEAN ke Indonesia. Sementara harga relatif tidak berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan pariwisata tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Pasaribu, M. E., & Suhartini, A. M. (2021). Permintaan Pariwisata Indonesia dari Tujuh Negara ASEAN Tahun 2005-2019. Seminar Nasional Official Statistics, 2021(1), 838–846. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2021i1.1062
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.