Eksplorasi Pewarna Alami dari Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Dengan Besi(III) Sebagai Mordanting

  • Lakabela M
  • Ola P
  • Nitti F
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan ekstrak etanol kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) sebagai pewarna kain katun dengan teknik pencelupan dengan besi(III) sebagai mordan. Proses mordanting dilakukan dengan tiga cara yaitu pre mordanting, mordan simultan dan post mordanting. Ketahanan warna diuji dengan mencuci dan menjemur kain yang telah diwarnai selama 5 jam (10.00-15.00 WITA). Pengaruh dari semua perlakuan tersebut diamati intensitas warna menggunakan metode pencitraan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pre mordanting menghasilkan kain dengan intensitas warna paling tajam dan nilai intensitas warna paling rendah (108,3) yang berarti lebih banyak zat warna terikat pada kain. Uji ketahanan warna menunjukkan bahwa teknik post mordanting menghasilkan warna kain dengan daya tahan paling baik yang dibuktikan dengan nilai persen kelunturan paling rendah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lakabela, M., Ola, P. D., & Nitti, F. (2025). Eksplorasi Pewarna Alami dari Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Dengan Besi(III) Sebagai Mordanting. Chemistry Notes, 6(2), 86–97. https://doi.org/10.35508/cn.v6i2.21356

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free