Abstract
Perilaku asertif merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan oleh anak usia sekolah agar dapat berprestasi di sekolah. Assertive Behavior Therapy (ABT) digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan level perilaku asertif pada 5 anak perempuan kelas 3 SD di Lembaga Bimbingan Belajar Y yang berasal dari latar belakang sosial ekonomi rendah. Kelima anak ini memiliki gaya komunikasi yang pasif karena adanya rasa malu dan takut, sehingga memerlukan dorongan dari guru dan orang lain, sebelum menunjukkan kebutuhan dirinya. Partisipan mengikuti 6 sesi berupa kegiatan permainan dan praktek, dimana setiap tindakan asertif yang tampak akan mendapatkan positive reinforcement sosial berupa tepuk tangan dan pujian. Penelitian ini menggunakan quantitative one group pre-test post-test design dimana alat ukur Children’s Assertiveness Inventory (CAI) dianalisa untuk mengetahui perbandingan hasil sebelum dan sesudah intervensi. Pada akhir sesi, total skor kelima partisipan mengalami peningkatan dibanding hasil skor sebelum, dan terdapat perubahan signifikan sesudah intervensi. Maka, Assertive Behavior Therapy dan Positive Reinforcement disimpulkan cukup efektif meningkatkan perilaku asertif pada lima siswa perempuan kelas 3 SD di Lembaga Bimbingan Belajar Y.
Cite
CITATION STYLE
Kirana, E., & Verauli, R. (2018). ASSERTIVE BEHAVIOR THERAPY & POSITIVE REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF SISWA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR Y. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 2(1), 386–394. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1765
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.