Abstract
Masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih tinggi, dengan keterbatasan akses layanan medis dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar diagnosis penyakit gigi dan mulut berbasis web menggunakan metode hybrid chaining, yang menggabungkan keunggulan forward chaining dan backward chaining. Sistem dirancang dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta menggunakan data gejala dan rekam medis dari klinik gigi di Yogyakarta sebagai basis pengetahuan. Sistem memungkinkan pengguna melakukan diagnosis mandiri berdasarkan input gejala, dan menampilkan hasil diagnosis serta solusi awal. Proses inferensi dimulai dengan forward chaining untuk menyaring kemungkinan penyakit, lalu diverifikasi dengan backward chaining untuk menghitung tingkat kecocokan. Pengujian dilakukan terhadap 50 data pasien, dengan hasil menunjukkan akurasi sebesar 70%. Meskipun akurasi belum maksimal, sistem menunjukkan potensi sebagai alat bantu diagnosis awal. Pengembangan lebih lanjut direkomendasikan dengan penambahan data, pembobotan gejala, dan perluasan jenis penyakit. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akses diagnosis awal secara digital dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut.
Cite
CITATION STYLE
Reizandi, D., & Witanti, A. (2025). Implementasi Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Gigi dan Mulut Berbasis Web dengan Metode Hybrid Chaining. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 12(3). https://doi.org/10.35957/jatisi.v12i3.12969
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.