KONSELING SUPPORTIF BERBASIS ISLAMIDALAM MENINGKATKAN SELF ACCEPTANCE REMAJA DENGAN PROBLEM KECEMASAN

  • Widya laksana B
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerimaan diri merupakan masalah yang sering terjadi pada individu yang mengalami kecemasan. Konseling merupakan salah satu alternatifuntuk membantu pada problem kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu untuk meningkatkan self acceptance yang ditandai kemampuan menerima segala hal yang ada pada diri sendiri baik kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif case study dan menggunakan desain subjek tunggal (single subject design). adapun intervensi yang diberikan adalah konseling psikoanalisa dengan teknik konseling suportif. Konseling yang diikuti subjek menghasilkan perubahan pada subjek terdapat penurunan pada tiga kriteria, kriteria pertama yakni kecemasan tentang masa depan subjek menjadi lebih optimis tentang masa depan dengan membuat rencana-rencana terkait masa depan dan pikiran lebih tenang.kriteria kedua perubahan positif yang subjek alami seperti tidur lebih berkualitas, dan dapat mengelola kecemasan yang berlebih dan yang ketiga subjek merasa lebih nyaman karena bisa mengungkapkan perasaan yang dipendam dan mampu mengungkapkan keinginan dengan pikiran yang lebih logis

Cite

CITATION STYLE

APA

Widya laksana, B. (2024). KONSELING SUPPORTIF BERBASIS ISLAMIDALAM MENINGKATKAN SELF ACCEPTANCE REMAJA DENGAN PROBLEM KECEMASAN. Aflah Consilia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(2), 55–62. https://doi.org/10.56997/aflahconsilia.v2i2.1509

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free