Abstract
Latar belakang: Perdarahan di bidang obstetri merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu bersalin. Berdasarkan laporan World Bank tahun 2017, dalam 1 hari terdapat 4 ibu di Indonesia yang meninggal karena melahirkan. Salah satu penyebab utama kematian ibu bersalin adalah perdarahan ante partum, disamping juga karena preeklampsia, dan infeksi. Angka kejadian dan karakteristik kasus perdarahan ante partum belum diketaui secara pasti. Dalam penelitian ini kami ingin mengetahui Karakteristik dan prevalensi perdarahan antepartum di Laboratorium Obstetri dan Ginekologi RSPAL Surabaya. Metode: Penelitian retrospektif deskriptif yang menggunakan pendekatan cross-sectional untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik perdarahan antepartum di Laboratorium Obstetri-Ginekologi Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya periode 2019 sampai 2021. Hasil dan Kesimpulan: Prevalensi perdarahan antepartum di laboratorium Obstetri dan Ginekologi selama periode Januari 2019 – Desmber 2021 adalah 29.9% ( 91 dari 304 persalinan), dengan kelompok usia terbanyak adalah 30-34 tahun sebanyak 31 orang (34,1%), paritas (P2) terbanyak 34 pasien (37.4%). Berdasarkan usia kehamilan, 50 orang (54.9%) usia kehamilan <37 minggu, 51 kasus (56%) plasenta previa dan 39 kasus (42,8%) plasenta akreta/perkreta. Penatalaksanaan kasus, 81 kasus (89%) diterminasi diterminasi melalui SC.
Cite
CITATION STYLE
Sudiarta, I. K. E. (2023). PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PERDARAHAN ANTEPARTUM DI RUANG RAWAT INAP OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSPAL DR. RAMELAN SURABAYA. Oceana Biomedicina Journal, 6(2). https://doi.org/10.30649/obj.v6i2.93
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.