Enteritis dan Infeksi Sekunder Coccidiosis pada Ayam Broiler di Kota Tegal, Jawa Tengah

  • Qomariyuti R
  • Majid R
  • Amany N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Klorinasi berlebih pada air minum ayam dapat memicu infeksi mikroba patogen salah satunya protozoa Eimeria yang menyebabkan coccidiosis. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian pada peternak karena menyebabkan penurunan berat dan kematian pada ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosa dan pemberian terapi ayam yang terkena coccidiosis. Pada penelitian ini diketahui ayam broiler di peternakan di kota Tegal mengalami penurunan nafsu makan, lesu, lemas, pucat dan diare berdarah. Pada pemeriksaan kandang ditemukan klorin pada air minum yaitu 600 ppm dan ketinggian sekam kurang dari 5 cm. Pada Pemeriksaan post mortem ditemukan adanya pembesaran jantung dan ginjal, perdarahan caecal tonsil dan sekum, pembengkakan pada usus halus dan enteritis. Dari lesi patologi anatomi, dan pemeriksaan ookista per gram feses, diagnosa menunjukkan bahwa ayam terkena enteritis disertai infeksi sekunder coccidiosis akibat Eimeria tenella dengan kategori infeksi berat. Oleh sebab itu, pengendalian dapat dilakukan dengan memberikan pengobatan capzuril atau agricox, vitamin K, vitamin A, dan probiotik serta dilakukan kontrol klorinasi air minum dan penambahan sekam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Qomariyuti, R. S., Majid, R. A., Amany, N. R., Fajrin, R. F., Tyagita, T., & Viqih, M. (2023). Enteritis dan Infeksi Sekunder Coccidiosis pada Ayam Broiler di Kota Tegal, Jawa Tengah. Buletin Veteriner Udayana, 864. https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i05.p22

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free