Analisis Kedudukan Sejarah dalam Studi Hadis dan Ilmu Hadis

  • Dendi Yuda S A
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menarasikan kedudukan sejarah dalam ilmu hadis dan studi hadis. Hadis merupakan bukti sejarah perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sejak masa kenabian hingga wafatnya pada 11 Hijriah. Segala sesuatu yang terkandung dalam hadis dapat berupa salah satu sumber sejarah yang termasuk dalam sumber primer maupun sumber langsung. Antara ilmu hadis dan ilmu sejarah terdapat hubungan yang saling terkait, dengan fungsinya untuk memahami peristiwa masa lalu dalam konteks Islam pada masa Nabi Muhammad SAW. Kedua ilmu tersebut saling melengkapi dalam merekonstruksi peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada masa hidup Nabi Muhammad SAW. Adapun dalam ilmu hadis, kajian sejarah diperlukan untuk memastikan keaslian sanad (rantai periwayatan) dan matan (isi periwayatan hadis). Untuk memahami hubungan antara sejarah dan ilmu hadis diperlukan kajian yang mendalam tentang konsep dasar keduanya. Perlu dijabarkan tentang pengertian sejarah dan hadis, serta sejarah perkembangan ilmu hadis dan pencatatan hadis. Kata kunci: Hadis, Sejarah, Nabi Muhammad

Cite

CITATION STYLE

APA

Dendi Yuda S, A. N. R. S., Zaahidah Aufaa A, Nurwadjah Ahmad,. (2025). Analisis Kedudukan Sejarah dalam Studi Hadis dan Ilmu Hadis. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 7(2), 57–63. https://doi.org/10.31540/sindang.v7i2.3282

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free