Abstract
Tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK, yang mencapai 8,92% pada Februari 2025, menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi antara pendidikan kejuruan dan kebutuhan industri. Permasalahan ini bukan hanya disebabkan oleh kurangnya hard skill, melainkan juga minimnya soft skill dan pemahaman mengenai personal branding. Menanggapi tantangan tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Bina Wisata Lembang bertujuan untuk meningkatkan daya saing siswa melalui pelatihan personal branding. Metode yang digunakan meliputi survei awal, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, simulasi (role play), dan evaluasi menggunakan kuesioner. Pelatihan ini diikuti 40 siswa kelas 11 dan difokuskan pada materi personal branding dalam kepemimpinan, cara membuat CV yang efektif, dan teknik wawancara kerja. Hasil kuesioner menunjukkan respon positif dari peserta, yang merasa kegiatan ini menyenangkan, bermanfaat, dan membuka wawasan baru. Program ini berhasil membekali siswa dengan pemahaman aplikatif tentang bagaimana membangun citra diri yang profesional dan percaya diri, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan kerja dan daya saing mereka di industri pariwisata.
Cite
CITATION STYLE
Qibtiyah, M. R., Budiansyah, Y., Rahmayanti, R., Oktafien, S., Rohendra, T., Agustriyana, D., & Taruna, I. (2025). PENINGKATAN DAYA SAING LULUSAN SMK BINA WISATA LEMBANG MELALUI PERSONAL BRANDING. Jurnal Abdimas Mandiri, 9(3), 489–496. https://doi.org/10.36982/jam.v9i3.6041
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.