Abstract
Disfonia merupakan gejala utama disebabkan adanya kelainan pada pita suara. Kelainan bisa berupa lesi jinak seperti polip pita suara, sering terjadi karena fonotrauma yang disebabkan vocal abuse. Polip pita suara yang tidak hilang dengan terapi konservatif maka pembedahan merupakan pilihan terapi. Tujuan: Memahami penyebab dan penanganan yang tepat pasien dengan disfonia. Laporan Kasus: Dilaporkan satu kasus polip pita suara kanan pada seorang perempuan usia 30 tahun dengan keluhan utama disfonia. Disfonia pada pasien membaik setelah dilakukan terapi pembedahan. Kesimpulan: Polip pita suara merupakan salah satu lesi jinak dengan keluhan utama disfonia. Disfonia karena polip pita suara umumnya membaik setelah polip diangkat.
Cite
CITATION STYLE
Asyari, A., Novialdi, N., Fitri, F., & Azizah, N. (2017). Disfonia akibat polip pita suara. Majalah Kedokteran Andalas, 40(1), 52. https://doi.org/10.22338/mka.v40.i1.p52-63.2017
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.