Abstract
Denpasar City is one of the areas that has succeeded in reducing the prevalence to 5.5%, one of which is by providing guidance to prospective brides to reduce the risk of stunting cases by implementing the ELSIMIL application. This study was conducted to obtain an overview of the factors that influence the behavior of using the ELSIMIL application in Denpasar City so that it can be an effort to accelerate stunting reduction. Data were collected from 14 informants, both users and policy holders. Data collection methods through interviews, observations, and document studies with validity testing through source triangulation and method triangulation. The results of the description of the ELSIMIL application implementation show that performance expectations, effort expectations, social influences, and facility conditions affect usage behavior along with behavioral intentions according to UTAUT theory. Performance expectations, which include perceived usefulness, motivation, relative advantage, and belief in the future potential of the application, are the main factors supporting usage behavior. Effort expectations include perceived ease and complexity of information can be a factor that supports behavioral intentions. Social support from family and friends and application conditions can also influence ELSIMIL usage behaviorStunting merupakan masalah serius kualitas sumber daya manusia yang terjadi pada 148,1 juta anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 27,7%, belum memenuhi target WHO. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan kasus stunting hingga 14% pada tahun 2024. Kota Denpasar merupakan salah satu daerah yang berhasil menurunkan prevalensi kasus stunting hingga 5,5%, salah satunya dengan melakukan pembinaan kepada calon pengantin untuk menurunkan risiko kasus stunting. mengimplementasikan aplikasi ELSIMIL. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan aplikasi ELSIMIL di Kota Denpasar sehingga dapat menjadi upaya percepatan penurunan stunting. Data dikumpulkan dari 14 informan, baik pengguna maupun pemegang kebijakan. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen dengan uji validitas melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil deskripsi implementasi aplikasi ELSIMIL menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, ekspektasi upaya, pengaruh sosial, dan kondisi fasilitas mempengaruhi perilaku penggunaan serta niat berperilaku menurut teori UTAUT. Ekspektasi kinerja, yang mencakup manfaat yang dirasakan, motivasi, keunggulan relatif, dan keyakinan terhadap potensi aplikasi di masa depan, merupakan faktor utama yang mendukung perilaku penggunaan. Ekspektasi upaya yang meliputi persepsi kemudahan dan kompleksitas informasi dapat menjadi faktor yang mendukung niat berperilaku. Dukungan sosial dari keluarga dan teman serta kondisi aplikasi juga dapat mempengaruhi perilaku penggunaan ELSIMIL. Hambatan penggunaan muncul karena kurangnya pemahaman dan kesadaran terhadap aplikasi serta jaringan internet dan kompatibilitas perangkat yang tidak tepat. Peningkatan upaya sosialisasi, promosi, dan pengembangan aplikasi serta pemutakhiran diperlukan untuk mendukung penurunan stunting.
Cite
CITATION STYLE
Wulansari, I. A. K., Martini, I. A. O., Darma, G. S., & Mahyuni, L. P. (2024). Implementation of The Electronic Application for Marriage and Pregnancy (Elsimil) to Accelerate Stunting Reduction. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(9), 6709–6719. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i9.8231
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.