EFEKTIVITAS THINKING FOR A CHANGE TERHADAP PENINGKATAN REGULASI DIRI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN KASUS PENIPUAN

  • Wangi E
  • Walastri A
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenai seberapa efektif Thinking For a Change (TFAC) terhadap self regulation pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus penipuan di LAPAS Wanita Kelas IIA Bandung. Fokus TFAC adalah mengubah pikiran dan keyakinan WBP yang disfungsional menjadi fungsional. Penelitian ini mengunakan metode Quasi Experiment dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Regulasi diri diukur dengan menggunakan skala self regulation rancangan Miller dan Brown yang terdiri atas tujuh aspek, yaitu Receiving, Evaluating, Triggering, Searching, Formulating, Implementing dan Assessing. Berdasarkan uji validitas alat ukur, diperoleh 48 item valid dengan tingkat realibilitas sebesar 0,898. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang WBP kasus penipuan di LAPAS Wanita Kelas IIA Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi, terjadi peningkatan self regulation dari rendah ke sedang pada subjek penelitian dengan besar perubahan rata-rata 33,22%. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberian Thinking For a Change (TFAC) terbukti efektif dalam meningkatkan self regulation pada WBP kasus penipuan di LAPAS Wanita Kelas IIA Bandung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wangi, E. N., & Walastri, A. (2014). EFEKTIVITAS THINKING FOR A CHANGE TERHADAP PENINGKATAN REGULASI DIRI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN KASUS PENIPUAN. Jurnal Intervensi Psikologi (JIP), 6(2). https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol6.iss2.art8

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free