Kolaborasi Identifikasi Mangrove dan Pengukuran Biofisik Bersama Masyarakat Lokal: Studi Kasus di Desa Sekodi, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau

  • Pebriandi P
  • Aufar W
  • Sihombing V
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi dan pengukuran biofisik mangrove dengan melibatkan masyarakat lokal di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Melalui pendekatan partisipatif, pengabdian ini dilakukan dengan melibatkan aktifitas kolaboratif antara Tim Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dan masyarakat lokal desa Sekodi. Metode pengabdian mencakup sosialisasi kegiatan BRGM, pengumpulan data lapangan bersama masyarakat, dan analisis data. Partisipasi aktif masyarakat lokal dalam proses identifikasi mangrove telah memperkuat pemahaman dan kesadaran mereka tentang pentingnya konservasi mangrove. Tantangan yang dihadapi termasuk kebutuhan akan pengelolaan yang lebih baik. Berdasarkan hasil pengabdian, disarankan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, mengembangkan program pengelolaan mangrove berbasis masyarakat, meningkatkan pengawasan, mengembangkan ekowisata berbasis mangrove, dan mendorong kolaborasi lintas sektor. Dengan menerapkan saran-saran tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan ekosistem mangrove di Desa Sekodi dan wilayah sekitarnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pebriandi, P., Aufar, W. M., Sihombing, V. M., Muhammad, I., Saputra, A. B., Sandi, U. N., … Ahmad, A. (2024). Kolaborasi Identifikasi Mangrove dan Pengukuran Biofisik Bersama Masyarakat Lokal: Studi Kasus di Desa Sekodi, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 974–978. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.930

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free