Abstract
Pembangunan insfrastruktur jalan di berbagai wilayah termasuk di Kota Kuala Kurun memerlukan material dalam jumlah yang besar karena Kota Kuala Kurun beserta Kabupaten Gunung Mas merupakan salah satu daerah yang menjadi wilayah dilaksanakannya proyek nasional berupa proyek ketahanan pangan nasional (Food Estate) didalamnya. Sehingga dirasa perlu adanya penggalian potensi agregat lokal yang dapat digunakan sebagai material alternatif yang mudah di dapat dan ditemukan sebagai bahan perkerasan jalan. Provinsi Kalimantan Tengah masih banyak penambangan emas secara tradisional dimana limbah hasil pekerjaan tambang emas ini berupa pasir yang tertumpuk di sepanjang lokasi penambangan dimana limbah pasir tersebut memiliki peluang dapat digunakan sebagai campuran agregat halus. Maka didalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk menggali potensi material alternatif yang dirasa memiliki potensi namun belum dimanfaatkan dengan baik yaitu Pasir Eks Tambang Emas Desa Tumbang Manyangan sebagai material agregat halus alternatif lokal dalam perencanaan campuran HRS – WC.
Cite
CITATION STYLE
Panara Tarung, N. G. (2023). PENGGUNAAN PASIR EKS TAMBANG EMAS DESA TUMBANG MANYANGAN SEBAGAI AGREGAT DALAM CAMPURAN HRS-WC. AGREGAT, 8(2), 893–898. https://doi.org/10.30651/ag.v8i2.20230
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.