Analisis Asesmen Diagnostik sebagai Dasar Pembelajaran Berdiferensiasi

  • Septianto A
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil asesmen diagnostik sebagai dasar pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VII di SMPN 9 Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. Langkah-langkah pada pelaksanaan penelitian ini tersusun pada empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dalam pengambilan data asesmen diagnostik kognitif peserta didik, peneliti menggunakan observasi. Pada tahap pelaksanaan dengan melakukan pembelajaran di kelas sesuai dengan tahapan pembelajaran yang telah dirancang pada modul ajar. Hasil asesmen diagnostik yang telah dilaksanakan, peserta didik memiliki kemampuan yang berbeda dalam memahami tiga butir pertanyaan. Dari soal pertama, persentase peserta didik dalam menentukan ide pokok teks fiksi berjumlah 70%. Soal kedua, peserta didik memiliki persentase 35% dalam menentukan bagan surat. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik lebih banyak belum memahami materi yang berkaitan dengan surat menyurat. Soal ketiga, peserta didik memiliki kemampuan yang baik dalam menentukan isi surat dengan lengkap 3 poin berjumlah 50 %, dan 50% sisanya menjawab dua poin.

Cite

CITATION STYLE

APA

Septianto, A. (2024). Analisis Asesmen Diagnostik sebagai Dasar Pembelajaran Berdiferensiasi. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(1), 19–28. https://doi.org/10.33603/dj.v11i1.9717

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free