Abstract
Praktek perdagangan perempuan dan anak di Indonesia sudak dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama dengan berbagai modus seperti penghadiahan putri raja kepada kerajaan yang ditaklukkan. Kemudian kedatangan bangsa Belanda pada abad ke-16, perdagangan perempuan dilaukan secara transparan baik perempuan yang didatangkan dari Eropa, Asia, ataupun pribumi. Pembukaan perkebunan di Sumatra secara besar-besaran sebenarnya menjadi tempat praktek perdagangan perempuan. Banyak kaum perempuan dikirim ke tempat perkebunan tersebut, dan kebanyakan dijadikan pelacur. Di era global perempuan dijadikan ladang bisnis dengan berbagai modus, dari kawin kontrak sampai terlibat dalam perdagangan narkoba.
Cite
CITATION STYLE
Budiarti, B. (2017). LINTASAN SEJARAH PERDAGANGAN PEREMPUAN DI INDONESIA. Jurnal Sejarah Lontar, 6(1), 32. https://doi.org/10.21009/lontar.061.04
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.