Proyeksi Kebutuhan dan Ketersediaan Beras di Provinsi DIY Tahun 2045

  • Rusadi Akhmad G
N/ACitations
Citations of this article
65Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu upaya menjaga ketersediaan beras adalah dengan melakukan proyeksi kebutuhan, produksi, serta ketersediaan beras di masa mendatang.  Penelitian “Proyeksi Kebutuhan dan Ketersediaan Beras di Provinsi DIY Tahun 2045” ini menggunakan beberapa data sekunder yang diperoleh dari BPS Provinsi DIY tahun 2019-2022. Data tersebut diolah menggunakan software Microsoft Excel untuk mengetahui daerah yang mengalami surplus atau defisit beras pada 2045. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa 3 kabupaten yaitu Kabupaten Gunungkidul (78.408 ton), Kulon Progo (61.798 ton), dan Bantul (37.721 ton) diprediksi mengalami surplus ketersediaan beras. Sementara itu, 2 daerah yaitu Kota Yogyakarta (-60.924 ton) dan Kabupaten Sleman (-28.267 ton) mengalami defisit beras. Penelitian ini memiliki 2 manfaat. Pertama, untuk pemantauan ketersediaan beras sehingga dapat diketahui pada tahun berapa sebuah daerah mulai mengalami penurunan atau defisit beras. Kedua, sebagai informasi “posisi” beras di masa mendatang sehingga dapat ditentukan alur distribusi beras dari daerah surplus ke daerah defisit beras.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rusadi Akhmad, G. (2023). Proyeksi Kebutuhan dan Ketersediaan Beras di Provinsi DIY Tahun 2045. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 11(2), 94–104. https://doi.org/10.23887/jjpg.v11i2.66394

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free