Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan Pembela Lingkungan: Menuju Instrumen Perlindungan yang Responsif Gender

  • Shafira D
  • Syaharani S
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di tengah tingginya tren kekerasan terhadap pembela lingkungan hidup, perempuan pembela lingkungan hidup memiliki kerentanan yang lebih khusus dibanding laki-laki. Perempuan pembela lingkungan hidup rentan mengalami kekerasan berbasis gender dalam perjuangannya. Tak hanya kekerasan, perempuan pembela lingkungan hidup juga bahkan menghadapi pembatasan akses atas partisipasi dalam pengambilan keputusan. Kekerasan dan pembatasan akses ini didorong oleh ketidaksetaraan sistemik dan kuasa yang timpang akibat mengakarnya budaya patriarki.  Sayangnya, berdasarkan data Lembaga Studi & Advokasi Masyarakat, kekerasan yang dialami oleh perempuan pembela lingkungan belum terdokumentasi dengan baik karena minimnya perhatian atas isu ini. Penelitian ini berupaya untuk melihat bagaimana instrumen hukum di Indonesia saat ini menyediakan perlindungan terhadap perempuan pembela lingkungan hidup. Lebih jauh, penelitian ini akan melihat bagaimana kebijakan yang responsif gender terhadap perempuan pembela lingkungan hidup direkomendasikan dan diimplementasikan oleh negara lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Shafira, D., & Syaharani, S. (2022). Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan Pembela Lingkungan: Menuju Instrumen Perlindungan yang Responsif Gender. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 8(1). https://doi.org/10.38011/jhli.v8i1.375

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free