KETERGANTUNGAN LAOS PADA TIONGKOK DALAM EKONOMI DAN PEMBANGUNAN SEBAGAI PENGHAMBAT TERLAKSANANYA PROGRAM REDUCE INEQUALITY

  • Yoshida Y
N/ACitations
Citations of this article
126Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis ketergantungan Laos terhadap China dalam ekonomi dan pembangunan, yang menjadi hambatan bagi terlaksananya reduce inequality sebagai salah satu program Suistainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, serta menggunakan pendekatan teori ketergantungan dan cobweb model sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan Laos terhadap China menyebabkan utang luar negeri Laos meningkat, tetapi kesenjangan di Laos masih cukup tinggi. Proyek Belt Road Initiative (BRI) sangat menguntungkan bagi Laos, karena bisa membantu Laos dalam masalah geografisnya. Namun semakin lama Laos bergantung kepada China, semakin sulit pula bagi Laos untuk bisa berkontribusi dan mewujudkan program berkelajutan, seperti program reduce inequality.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yoshida, Y. H. (2022). KETERGANTUNGAN LAOS PADA TIONGKOK DALAM EKONOMI DAN PEMBANGUNAN SEBAGAI PENGHAMBAT TERLAKSANANYA PROGRAM REDUCE INEQUALITY. Indonesian Journal of International Relations, 6(1), 67–86. https://doi.org/10.32787/ijir.v6i1.298

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free