Hubungan Kematangan Emosi terhadap Kepuasan Pernikahan Pasangan Suami Istri

  • Zuhdi A
  • Yusuf A
N/ACitations
Citations of this article
244Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan seseorang ketika menikah adalah memperoleh kehidupan yang lebih baik lagi, perekonomian yang mapan, mendapatkan kebahagiaan, hingga mendapatkan keturunan. Pernikahan merupakan satu ikatan yang berkaitan erat dengan emosional serta fisik seseorang, yang mampu membuat individu merasakan kebahagiaan dan kepuasan.Kepuasan pernikahan akan dirasakan oleh pasangan suami istri dalam wujud pernikahan dan kehidupan keluarga yang harmonis serta bahagia. kematangan emosi menjadi salahsatu faktor penting terhadap tercapainya kepuasan pernikahan. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan (1) tingkat kematangan emosi pasangan suami istri (2) tingkat kepuasan pernikahan pasangan suami istri dan (3) menguji korelasi kematangan emosi dengan kepuasan pernikahan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan memakai teknik purposive sampling,maka diperoleh sampel sebanyak 30 pasang suami istri atau 60 orang. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) kematangan emosi pasangan suami istri secara umum berada pada kategori sangat tinggi, (2) kepuasan pernikahan pasangan suami istri secara umum berada pada kategori sangat tinggi, (3) terdapat hubungan yang positif signifikan antara kematangan emosi dengan kepuasan pernikahan pasangan suami istri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zuhdi, A., & Yusuf, A. M. (2022). Hubungan Kematangan Emosi terhadap Kepuasan Pernikahan Pasangan Suami Istri. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 1696–1704. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2268

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free