Abstract
Pendahuluan: tidur adalah salah satu kebutuhan fisiologis manusia yang berfungsi untuk proses pemulihan tubuh. Mahasiswa adalah salah satu populasi dengan prevalensi tinggi masalah tidur. Tujuan: mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur mahasiswa. Metode: penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy experiment dengan pretest dan posttest with control group design.Teknik pengambilan sampel adalah stratified proportional random sampling yang melibatkan 64 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok : kelompok intervensi (melakukan relaksasi otot progresif selama 4 hari) dan kelompok kontrol (melakukan intervensi standar : mendengarkan instrumen musik) dengan masing- masing 32 responden. Kualitas tidur diukur dengan Pitsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Tingkat signifikansi dalam penelitian ini adalah 95% (p<0,05). Hasil; menunjukkan perbedaan signifikan kualitas tidur sebelum dan sesudah relaksasi otot progresif (p= 0,000). Menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah posttest (p= 0,048). Kesimpulan; bahwa ada pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur mahasiswa. Relaksasi otot progresif dapat mengaktifkan saraf parasimpatik untuk merangsang hipotalamus memproduksi serotonin yang dapat menimbulkan tidur
Cite
CITATION STYLE
Manitu, I., & Sirumpa, N. (2022). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 37–42. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.681
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.