Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan nilai simbolik tradisi Mandoa Pusaro masyarakat Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan konklusi. Hasil penelitian dapat diberikan kesimpulan yaitu: Pertama, ritual tradisi Mandoa Pusaro memiliki makna nilai sakralitas dan nilai religiusitas yang tinggi terhadap kepercayaan bagi masyarakat yang melaksanakannya, khususnya memberikan nilai keberkahan hidup dengan limpahan rezeki. Kedua, makam memiliki fungsi sebagai pembangkit spiritual mereka dalam menjalankan kehidupan mereka, sekaligus fungsi nilai kekerabatan bagi mereka.
Cite
CITATION STYLE
Putra, J. S., & Putri, N. A. (2023). KEARIFAN LOKAL TRADISI MANDO’A PUSARO DI KECAMATAN SUNGAI SARIK, KABUPATEN PADANG PARIAMAN, SUMATRA BARAT. Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 20(1), 43–54. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v20i1.24081
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.