Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ketuban Pecah Dini pada Ibu Hamil di RSKDIA Pertiwi Makassar

  • Noviyanti N
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Berdasarkan data di RSKDIA Pertiwi Makassar tahun 2015, tercatat kejadian ketuban pecah dini sebanyak 28 orang dari 245 ibu hamil. Tahun 2016 sebanyak 31 kasus dari 151 ibu hamil, Data terakhir dari bulan Januari sampai April 2017 tercatat kejadian KPD sebanyak 22 orang dari 61 ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur ibu, paritas dan kehamilan ganda dengan ketuban pecah dini pada ibu hamil di RSKDIA Pertiwi Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian  analitik dengan pendekatan  cross sectional study, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung  di RSKDIA Pertiwi Makassar dari januari sampai  April 2017 sebanyak 61 orang dan sampel pada penelitian ini sebanyak 61 orang dengan menggunakan tehnik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk umur kehamilan diperoleh nilai P = 0.29 > α =0.05 artinya tidak ada hubungan umur kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar, untuk variabel paritas di peroleh nilai P = 0.595 > α =0.05 artinya tidak ada hubungan paritas terhadap kejadian ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar, untuk variabel kehamilan ganda di peroleh nilai P = 0.26 < α =0.05 artinya ada hubungan kehamilan ganda  terhadap kejadian ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar, Kesimpulan dari ketiga variabel umur, paritas dan kehamilan ganda hanya kehamilan ganda yang memiliki hubungan dengan terjadinya ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar sehingga diharapkan kepada ibu yang memiliki kehamilan ganda  agar lebih intensif memeriksakan kehamilannya demi mencegah secara dini  terjadinya ketuban pecah dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Noviyanti, N. I. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ketuban Pecah Dini pada Ibu Hamil di RSKDIA Pertiwi Makassar. JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA, 1(1), 71–78. https://doi.org/10.37337/jkdp.v1i1.32

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free