Abstract
Tulisan ini berangkat dari permasalahan pengelolaan Situs Masjid dan Makam Mantingan di Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah yang belum komprehensif dan berkelanjutan. Secara konseptual, pengelolaan sumberdaya budaya menekankan pentingnya pengelolaan yang berwawasan pelestarian. Strategi pengelolaan berkelanjutan melalui pembentukan badan pengelola, pelibatan pihak-pihak terkait, penataan kawasan, dan penataan pengunjung, dapat menjadi salah satu solusi permasalahan yang terjadi pada Situs Masjid dan Makam Mantingan.
Cite
CITATION STYLE
Andi Pampang, M. (2016). Pengembangan Kompleks Masjid-Makam Mantingan Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Jurnal Konservasi Cagar Budaya, 10(2), 55–67. https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v10i2.156
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.