Abstract
Penelitian ini mengkaji potensi integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan, dengan fokus khusus pada konteks Indonesia. Melalui tinjauan literatur sistematis, studi ini mengeksplorasi perkembangan terkini dalam penerapan AI di berbagai aspek layanan kesehatan, termasuk pemrosesan citra medis, diagnostik, penemuan obat, dan manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam penggunaan telehealth di Indonesia, dengan peningkatan pengguna hingga 900% dari tahun 2019 ke 2020. Layanan seperti Halodoc dan Alodokter menjadi pionir dalam adopsi AI untuk kesehatan. Meskipun AI menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan akurasi diagnosis dan akses layanan kesehatan di daerah terpencil, implementasinya menghadapi tantangan seperti kesenjangan digital dan resistensi terhadap teknologi baru. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan integrasi AI dalam layanan kesehatan memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan aspek teknologi, sosial, dan kebijakan, serta merekomendasikan peningkatan investasi infrastruktur, edukasi, penelitian lanjutan, dan pengembangan kebijakan yang mendukung adopsi AI dengan memperhatikan etika dan privasi.
Cite
CITATION STYLE
Abdillah, M. F. (2024). Revolusi Digital Kesehatan: Meningkatkan Layanan dengan Kecerdasan Buatan. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(10), 5911–5921. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i10.50093
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.