Strategi Hilirisasi Tanaman Purun menjadi Harta Karun di Kalimantan Selatan

  • Fadhillah A
  • Auliana P
  • Samsudin R
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanaman Purun menjadi harta karun bagi sebagian masyarakat yang hidup di daerah tanah gambut, Tanaman ini bisa dimanfaatkan menjadi barang/kerajinan yang bernilai tinggi dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Selain itu, tanaman purun berpotensi sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Selatan. Sebab dapat dijadikan kerajinan seperti topi, sedotan, tas, dan tikar yang dijual kepada turis. Namun muncul berbagai macam kendala antara lain permodalan, peningkatan produk, inovasi produk hingga kelangkaan bahan baku produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi optimalisasi pengembangan produk kerajinan purun yang tepat bagi masyarakat di Kalimantan Selatan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan dengan metode analisis SWOT. Data yang digunakan adalah sekunder. Adapun hasil penelitian ini adalah  masuk ke dalam kuadran I, strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif. Untuk itu diperlukan strategi dan skema antara lain membentuk koperasi, regulasi penggunaan produk purun, pelatihan pengembangan produk purun, mendapat suntikan dari investor, mengikut sertakan pameran, perlu libatkan campur tangan pemerintah dan perbankan, dan gencar kampanye ekonomi hijau. Adapun saran dari hasil analisis ini adalah sebaiknya pengembangan produk purun terus dikembangkan karena menggunakan bahan yang ramah lingkungan, dan perlu adanya pembinaan dan regulasi dari pemerintah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fadhillah, A., Auliana, P. E., & Samsudin, R. (2024). Strategi Hilirisasi Tanaman Purun menjadi Harta Karun di Kalimantan Selatan. Nusantara Journal of Education and Social Science, 1(2), 55–61. https://doi.org/10.69959/nujess.v1i2.56

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free