Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-talk dengan motivasi belajar Pendidikan Jasmani serta mengkaji perbedaan motivasi belajar berdasarkan jenis kelamin pada siswa di SMA Negeri 7 Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 235 siswa, yang meliputi 116 siswa laki-laki dan 119 siswa perempuan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Self-Talk Scale (STS) untuk mengukur self-talk dan Perceived Locus of Causality Questionnaire (PLOCQ) untuk mengukur motivasi belajar Pendidikan Jasmani. Analisis data dilakukan menggunakan uji Pearson Correlations dan Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-talk dan motivasi belajar Pendidikan Jasmani (r = 0,174; p = 0,008), dengan kontribusi yang relatif kecil (R² = 0,03 atau sekitar 3%). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan motivasi belajar berdasarkan jenis kelamin (p = 0,008), di mana siswa laki-laki memiliki tingkat motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa self-talk merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan dalam mendukung motivasi belajar Pendidikan Jasmani.
Cite
CITATION STYLE
Yanuari, L. P., Hidayat, Y., & Hidayat, T. (2026). Hubungan antara Self-Talk dengan Motivasi Belajar Pendidikan Jasmani berdasarkan Jenis Kelamin. Sporta Saintika, 11(1), 85–102. https://doi.org/10.24036/sporta.v11i1.541
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.