ANALISIS KOMPARATIF MODEL INTERPRETASI ISTILAH WARNA DALAM AL QUR’AN

  • Kumaini R
  • Ahyat Habibi
  • Inanda Tsabithah Salsabila
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini mengkaji secara komparatif model penerjemahan istilah warna (لون) beserta derivasinya dalam kitab suci Al Qur’an. Dalam hal ini bahasa Arab sebagai bahasa sumber (resource language), sedangkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai bahasa sasaran (target language). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptis-analitis yang menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dianalisis berupa 33 kata yang berkaitan dengan istilah warna yang mencakup: putih, hijau, hitam, kuning, biru, dan merah. Data tersebut kemudian dianalisis model penerjemahannya ke dalam bahasa Indonesia dalam Al Qur’an terjemah versi Kemenag RI dan Al Qur’an terjemah Shaheeh International untuk versi bahasa Inggrisnya. Pijakan analisis penerjemahan yang digunakan peneliti adalah pendekatan Foreignization dan Domestication yang diusulkan oleh Lawrence Venuti. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerjemahan dengan pendekatan foreignization lebih dominan digunakan oleh penerjemah dalam bahasa sasaran (TL) yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dibandingkan dengan pendekatan domestication. Hal ini terjadi karena penerjemah lebih mengutamakan hadirnya budaya bahasa sumber kepada para pembaca. Sedangkan pendekatan domestication diterapkan oleh penerjemah jika bahasa sasaran (TL) tidak memiliki padanan bentuk dan makna dengan bahasa sumber (SL) Kata Kunci: istilah warna, penerjemahan, foreignization, domestication

Cite

CITATION STYLE

APA

Kumaini, R., Ahyat Habibi, & Inanda Tsabithah Salsabila. (2023). ANALISIS KOMPARATIF MODEL INTERPRETASI ISTILAH WARNA DALAM AL QUR’AN. Al-Majaalis, 10(2), 224–242. https://doi.org/10.37397/amj.v10i2.306

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free