Gambaran Spasial Faktor Risiko Mortalitas Covid-19 di Kabupaten Lumajang Tahun 2021

  • Nisahika G
  • Wardani H
  • Tama T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract: Lumajang Regency during the Covid-19 pandemic was once the only red zone in East Java and was included in the 10 Regencies/Cities with the highest Covid-19 mortality. Magnitude of the mortality rate associated with the severity of a viral infection can be influenced by several factors such as demographic factors and the presence of co-morbidities. The purpose of this study was to determine the spatial picture between the risk factors for Covid-19 mortality consisting of comorbid hypertension, diabetes mellitus and coverage of the second dose of Covid-19 vaccination on Covid-19 mortality in Lumajang Regency on 2021. This descriptive observational study used a multi-group comparison ecological study design. Data sources for spatial analysis came from secondary data documentation by the Lumajang District Health Office and the Central Bureau of Statistics. Spatial data processing is carried out using the Quantum Geographic Information System (QGIS) application. The results showed that the highest Covid-19 mortality distribution map, followed by highrisk areas for hypertension and diabetes mellitus, was located in Sukodono District. Coverage of the second dose of Covid-19 vaccination in all sub-districts of Lumajang Regency is at a limited level. Ranuyoso District is the only district with a low mortality rate but limited vaccination coverage. The existence of this research is expected to be able to assist the government in determining priority areas for disease prevention programs. Abstrak: Kabupaten Lumajang selama pandemi Covid-19 pernah menjadi satu-satunya zona merah di Jawa Timur dan termasuk 10 Kabupaten/Kota dengan mortalitas Covid-19 terbanyak. Besarnya angka mortalitas yang berhubungan dengan tingkat keparahan akibat infeksi virus dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor demografi dan adanya penyakit penyerta. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui gambaran spasial antara faktor risiko mortalitas Covid-19 yang terdiri dari komorbid hipertensi, diabetes melitus dan cakupan vaksinasi Covid-19 dosis kedua terhadap mortalitas Covid-19 di Kabupaten Lumajang pada tahun 2021. Penelitian observasional deskriptif ini menggunakan desain studi ekologi multi-group comparison. Sumber data untuk analisis spasial berasal dari dokumentasi data sekunder oleh Dinas Kesehatan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Lumajang. Pengolahan data secara spasial dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi Quantum Geographic Information System (QGIS). Hasil penelitian menunjukkan peta sebaran mortalitas Covid-19 tertinggi yang diikuti dengan wilayah risiko tinggi hipertensi dan diabetes melitus terletak pada Kecamatan Sukodono. Cakupan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di seluruh Kecamatan Kabupaten Lumajang termasuk pada tingkat terbatas. Kecamatan Ranuyoso menjadi satu-satunya Kecamatan dengan tingkat mortalitas rendah namun cakupan vaksinasinya terbatas. Adanya penelitian ini diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menentukan wilayah prioritas program pencegahan Covid-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nisahika, G., Wardani, H. E., Tama, T. D., Hapsari, A., & Gayatri, R. W. (2023). Gambaran Spasial Faktor Risiko Mortalitas Covid-19 di Kabupaten Lumajang Tahun 2021. Sport Science and Health, 5(10), 1063–1075. https://doi.org/10.17977/um062v5i102023p1063-1075

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free