Abstract
Pemeriksaan visus adalah bagian yang sangat penting untuk mengetahui kelainan refraksi seseorang. Visual acuity yang normal disebut sebagai 20/20, yang berarti seseorang dapat melihat detail yang sama dari jarak 20 kaki seperti orang dengan penglihatan normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelainan refraksi berdasarkan pemeriksaan visus. Penelitian ini dilakukan di SMK Yadika 5 Tangerang, dengan responden kelas XI total sampel 56 siswa. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif, dengan pemeriksaan visus untuk mengetahui kelainan refraksi yang dialami, wawancara kepada informan sebanyak 5. Pada tahap akhir juga dilakukan edukasi kesehatan untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 41 siswa (80%) mengalami kelainan refraksi. Berdasarkan wawancara diperoleh penyebab kelainan refraksi yaitu durasi penggunaan gadget, pencahayaan layar gadget, kondisi pencahyaan ruangan, dan pengetahuan. Oleh karena itu, pemberian edukasi tidak hanya dilakukan kepada siswa, tetapi juga kepada guru dan orang tua atau wali siswa. Dengan demikian, kelainan refraksi tidak berlanjut pada kondisi yang lebih buruk.
Cite
CITATION STYLE
Bakti, F., Maryani, F., Habiba, P. G. S., Budiana, W., Supandi, H., Azhar, Hafidz Al, … Sari, A. N. (2024). GAMBARAN KELAINAN REFRAKSI BERDASARKAN PEMERIKSAAN VISUS PADA SISWA SMK YADIKA 5 TANGERANG TAHUN 2024. Jurnal Mata Optik, 5(3), 22–30. https://doi.org/10.54363/jmo.v5i3.262
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.