BUDAYA LITERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MELALUI KEGIATAN WAKPIJAR

  • Pratiwi A
  • Kusuma A
  • Feranda E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan kreatif merupakan aspek penting untuk mengembangkan potensi individu di era globalisasi. Untuk meningkatkan keterampilan tersebut, Program Kegiatan Budaya Literasi dilaksanakan dengan pendekatan inovatif dan menarik yang disebut WAK PIJAR (Waktu Belajar Aktif Pontianak). Tujuan dari program ini adalah mengajak anak-anak untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan membaca dan menulis, dengan fokus pada peningkatan berpikir kritis dan berpikir kreatif. Melalui WAK PIJAR, anak diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan membaca, menulis, dan diskusi yang merangsang berpikir kritis serta mendorong imajinasi dan kreativitas. Kegiatan WAK PIJAR disampaikan secara terencana dan terstruktur dengan melibatkan anak dalam diskusi kelompok, analisis teks dan penulisan kreatif. Selain itu, ada demonstrasi dan permainan yang merangsang cara berpikir inovatif. Hasil dari program WAK PIJAR adalah anak-anak yang mengikuti kegiatan ini mengalami kemampuan berpikir kritis dan kreatifnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pratiwi, A. D., Kusuma, A. M., Feranda, E., Al-Islami, I., & Ericson, K. (2023). BUDAYA LITERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MELALUI KEGIATAN WAKPIJAR. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 4(2), 240–256. https://doi.org/10.52060/jppm.v4i2.1251

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free