Kipas Angin Otomatis Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor DHT11

  • Syamsuddina K
  • Satra R
  • Manga A
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Suhu tubuh Manusia bervariasi tergantung dengan kondisi ruangan dan faktor-faktor seperti iklim tropis dan pemanasan global di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan alat pendingin untuk memberikan kenyamanan dengan menurunkan suhu dan menciptakan suasana yang lebih sejuk.Alat pendingin yang umum digunakan adalah kipas angin. Namun, sebagian besar kipas angin yang tersedia saat ini masih bersifat manual, mengharuskan pengguna untuk menekan atau memutar tombol pada badan kipas untuk menghidupkan atau mematikannya. Kendala ini sering membuat manusia enggan mengoperasikan kipas, karena harus mendekati alat tersebut. Sebagai solusi, telah dikembangkan kipas angin otomatis yang menggunakan sensor suhu (DHT11) dan dikendalikan melalui Arduino Uno. Sensor DHT11 berfungsi untuk mengukur suhu ruangan, sementara Arduino bertugas sebagai pengendali. Tujuan dari pengembangan kipas angin otomatis ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam mengontrol kipas angin Dalam pengujian, kipas otomatis akan menyala jika sensor membaca suhu ruangan 30°C atau lebih, dan akan mati jika suhu berada pada 29°C ke bawah. Dengan demikian, alat ini memberikan kenyamanan tanpa memerlukan interaksi manual yang intensif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syamsuddina, K. G., Satra, R., & Manga, A. R. (2024). Kipas Angin Otomatis Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor DHT11. LINIER: Literatur Informatika Dan Komputer, 1(1), 9–16. https://doi.org/10.33096/linier.v1i1.2267

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free