PENGHAYATAN PERKAWINAN KATOLIK BAGI KELUARGA MUDA KRISTIANI DI PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS AMPAH

  • Crisfiani Crisfiani
  • Silvester Adinuhgra
  • Paulina Maria
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  sejauh  mana  para  keluarga muda menghayati perkawinan Katolik dan apa yang menjadi kebutuhan mereka untuk semakin menghayati perkawinan Katolik di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Perkawinan merupakan bagian terpenting dalam membangun keluarga, namun  banyak  kendala  yang harus dihadapi  oleh  pasangan  suami istri  dalam menghayati perkawinan Katolik mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik  untuk mengkaji  tema  skripsi  tentang penghayatan  perkawinan Katolik bagi keluarga muda Kristiani.   Jenis penelitian ini adalah  penelitian  kualitatif.  Data  diperoleh  melalui wawancara dan dokumentasi. Tempat pelaksanaan penelitian di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Informan yang telah diteliti berjumlah 15 orang yang dikelompokan menjadi dua yaitu keluarga muda berjumlah 11 KK dan petugas pastoral  ada  4  yaitu  Pastor  paroki  dan  3  orang katekis.  Analisa  data  dengan menyajikan data, melaksanakan Verifikasi, dan menarik kesimpulan. Langkah- langkah penelitian meliputi penentuan tema, profil informan, percakapan dengan informan, refleksi, implikasi, sintesis dan prospek.   Hasil penelitian menunjukan bahwa sifat dan tujuan perkawinan Katolik sudah cukup dipahami oleh keluarga muda. Penghayatan perkawinan keluarga muda memang sangat perlu suatu keintiman antara suami istri melalui relasi yang baik, akan tetapi masih ada permasalahan yang mucul dalam rumah tangga yaitu komunikasi yang kurang dan ekonomi rumah tangga. Keluarga muda menyadari bahwa betapa pentingnya pendampingan bentuk katekese dan pengajaran mengingat bahwa pendampingan bagi keluarga muda di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah ini masih belum terlaksana pendampingan keluarga muda secara khusus.  Gereja memang sangat  perlu mengupayakan  pembinaan  lanjutan  bagi keluarga muda dalam bentuk rekoleksi, sharing antara keluarga, dan pertemuan yang berkaitan dengan meningkatkan penghayatan perkawinan katolik bagi keluarga muda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Crisfiani Crisfiani, Silvester Adinuhgra, & Paulina Maria. (2022). PENGHAYATAN PERKAWINAN KATOLIK BAGI KELUARGA MUDA KRISTIANI DI PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS AMPAH. Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik, 6(1), 15–29. https://doi.org/10.58374/sepakat.v6i1.27

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free