PEMANFAATAN CAMPURAN BATANG JAGUNG DAN BAMBU SEMBILANG SEBAGAI BAHAN BAKU PAPAN PARTIKEL

  • Hermawan D
  • Sutiawan J
  • Zendrato N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Corn stalk (Zea mays L.) can be used as an alternative material in the manufacture of particleboards. However, particleboards made from corn stalks has inferior mechanical properties which could not meet the Japanese standard (JIS A 5908: 2003). Such performance can be improved by adding other material which possesses high strength value, such as bamboo sembilang (Dendrocalamus giganteus Munro). This study examined properties of cornstalk particleboard which was added into bamboo sembilang fibers in various compositions. Urea formaldehyde and phenol formaldehyde were used as binding agent with 10% adhesive content. Composition of fiber mixtures between corn stalk and sembilang bamboo were set in 100 : 0; 75 : 25; 50 : 50; and 25 : 75. The targetted density of particleboard was set at 0.80 g/cm 3. Mechanical properties of the produced particleboards were evaluated according to JIS A 5908:2003 standard. Results showed that particleboard produced using composition of 25% corn stalk and 75% sembilang bamboo bonded with phenol formaldehyde had better mechanical properties than those of the other mixture raw materials and adhesives. Additional high strength of lignocellulose material such as bamboo is one alternative to enhance mechanical properties of cornstalk particleboard. ABSTRAK Batang jagung (Zea mays L.) dapat digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan papan partikel. Namun demikian, papan partikel dari batang jagung memiliki sifat mekanis yang rendah, tidak dapat memenuhi standar Jepang (JIS A 5908:2003). Performa produk yang demikian dapat disempurnakan dengan penambahan bahan lignoselulosa lain yang memiliki nilai kekuatan yang tinggi seperti bambu sembilang (Dendrocalamus giganteus Munro). Penelitian ini bertujuan menguji sifat papan partikel batang jagung yang ditambahkan serat bambu pada berbagai komposisi bahan baku. Jenis perekat yang digunakan adalah urea formaldehida dan fenol formaldehida dengan kadar perekat 10%. Komposisi campuran batang jagung dan bambu sembilang adalah 100 : 0; 75 : 25; 50 : 50; dan 25 : 75. Target kerapatan papan partikel yang diproduksi adalah 0,8 g/cm 3. Pengujian sifat mekanis papan partikel dilakukan dengan mengacu pada standar JIS A 5908:2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat mekanis papan partikel dengan kualitas paling tinggi dihasilkan pada komposisi bahan baku 25% jagung dan 75% bambu sembilang dengan perekat fenol formaldehida. Penambahan bahan baku lignoselulosa yang memiliki kekuatan tinggi seperti bambu merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan sifat mekanis papan partikel batang jagung. Kata kunci : Batang jagung, bambu sembilang, fenol formaldehida, papan partikel, urea formaldehida

Cite

CITATION STYLE

APA

Hermawan, D., Sutiawan, J., Zendrato, N. J. P., Aini, R. U., Budiman, I., & Prasetyo, K. W. (2020). PEMANFAATAN CAMPURAN BATANG JAGUNG DAN BAMBU SEMBILANG SEBAGAI BAHAN BAKU PAPAN PARTIKEL. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 38(1), 1–9. https://doi.org/10.20886/jphh.2020.38.1.1-9

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free