Abstract
Abstract Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang luas pada sektor ekonomi. Imbas yang paling nyata adalah kelesuan ekonomi. Kelesuan ekonomi tidak hanya dialami oleh sektor usaha besar, tetapi juga berdampak pada sektor UMKM. UMKM khususnya yang bergerak dalam bidang kuliner mengalami dampak yang besar. UMKM merupakan sektor usaha yang menyerap jutaan tenaga kerja dan menghasilkan jutaan unit usaha. Berbagai stimulus kebijakan dirilis dengan harapan agar mampu mendorong kebangkitan UMKM. Fokus penelitian ialah bagaimana strategi pengembangan UMKM Kuliner. Tujuan penelitian mendeskripsikan strategi pengembangan UMKM kuliner pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Miles Huberman digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menerangkan yaitu strategi pengembangan UMKM memperhatikan empat faktor yaitu sumber daya manusia, organisasi, teknologi dan kebijakan pemerintah. Adanya strategi pengembangan yang tepat baik pengembangan kompetensi maupun kualitas dengan teknologi yang sesuai dan pengorganisasian yang lebih terstruktur dan sistematis serta inovasi-inovasi penemuan produk lokal maka diharapkan mampu mendukung kebangkitan produk lokal yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketahanan ekonomi pelaku UMKM pada khususnya dan meningkatkan perekonomian pada umumnya. Kata kunci : Strategi; Pengembangan; UMKM; Ketahanan, Ekonomi
Cite
CITATION STYLE
Sundari, S., & Sulistyowarni, I. (2022). STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM KULINER PADA MASA PANDEMI COVID-19. Jurnal MEBIS (Manajemen Dan Bisnis), 7(1), 57–68. https://doi.org/10.33005/mebis.v7i1.321
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.