KONSEP SEMIOTIKA PADA BANGUNAN MASJID AGUNG BAITURRAHIM GORONTALO, KOTA GORONTALO

  • Abdullah A
  • Heryati H
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Semiotika merupakan ilmu membaca tanda dalam memberikan pemaknaan pada arsitektur. Pemkanaan melalui bahasa simbol yang akan memberikan pesan tertentu bagi pengamat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penerapan tanda berdasarkan semiotika Pierce: Ikon, Indeks, dan Simbol pada bangunan Masjid Agung Baiturrahim. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan dengan mengamati bangunan Masjid Agung Baiturrahim secara detil untuk menemukan aspek fisik yang menjadi penanda dan memberikan makna pada arsitekturnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Agung Baiturrahim termasuk bangunan yang menerapkan konsep Arsitektur Semiotika yang terbaca pada elemen bentuk bangunan, fasad, pintu utama, mihrab, menara, atap, dan pedestrian. Elemen-elemen ini teridentifikasi melalui penanda Ikon, Indeks, dan Simbol. Pembacaan semiotika pada bangunan Masjid Agung Baiturrahim menunjukkan adanya ekspresi nilai-nilai kearifan lokal yang menyusun Konsep Arsitekturnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Abdullah, A. E. P., & Heryati, H. (2022). KONSEP SEMIOTIKA PADA BANGUNAN MASJID AGUNG BAITURRAHIM GORONTALO, KOTA GORONTALO. Jurnal Vokasi Sains Dan Teknologi, 2(1), 38–43. https://doi.org/10.56190/jvst.v2i1.21

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free