Abstract
Peningkatan angka stunting di kalangan anak balita di Indonesia menjadi isu kesehatan yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan makanan tambahan dalam bentuk puding untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada ibu kader posyandu di Desa Tlobo tentang pentingnya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puding daun kelor kaya akan protein, vitamin A, dan zat besi, yang dapat mendukung pertumbuhan anak dan mencegah stunting. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi, tetapi juga menciptakan produk yang disukai anak-anak. Dengan demikian, puding daun kelor dapat menjadi alternatif makanan tambahan yang efektif dalam upaya pencegahan stunting.
Cite
CITATION STYLE
Aditama Wibowo, Z., Rohmah, N., Fatma Azzahra, S., Amelia, D., Amalia Fitriany, A., Noor Aisyah, N., … Mujazin, M. (2024). Kandungan Gizi Puding Daun Kelor: Alternatif Pemberian Makanan Tambahan Sehat untuk Atasi Stunting. Prosiding Webinar Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.23917/abdimas.5241
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.