Abstract
Kelurahan Jaya terdapat 5 (lima) kelompok tani yang aktif menjalankan usaha pembuatan sagu jai. Peluang usaha produksi sagu jai memiliki prospek pasar yang menjanjikan, namun dalam pengembangannya kelompok usaha sagu jai terkendala masalah manajemen, produksi dan strategi promosi dari kelompok tersebut. Dalam menyelesaikan permasalahan mitra diatas diperlukan sebuah metode pelaksanaan yang efektif, yaitu pendekatan partisipatif. Metode partisipatif yang dipakai berupa pendampingan dari sisi manajemen, produksi dan promosi/pemasaran. Pelatihan PKM ini memberikan solusi terkait aspek pemasaran dan penjualan melalui pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial yang ada untuk meningkatkan omzet penjualan sagu jai. Hasil dari program PKM yang dilaksanakan ini adalah meningkatnya usaha serta kapasitas produksi dalam memenuhi kebutuhan pasar untuk produk sagu jai. Selain itu, Pelatihan PKM ini memberikan solusi terkait aspek pemasaran dan penjualan melalui pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial yang ada untuk meningkatkan omzet penjualan sagu jai di kota Tidore Kepulauan.
Cite
CITATION STYLE
Hafel, M., Umasugi, M., Pratama, R., & Suhardi, S. (2020). Optimalisasi Pengembangan Kelompok Usaha Sagu Jai di Kelurahan Jaya Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Abdidas, 1(5), 424–429. https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i5.96
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.