Analisis Dramatistic Pentad pada Film Crazy Rich Asians (2018) sebagai Antitesis Pandangan Orientalisme

  • Christy R
  • Akbari T
  • Satriya M
N/ACitations
Citations of this article
76Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini berfokus pada film Crazy Rich Asians (2018) sebagai representasi antitesis akan konsep orientalisme yang dikritik oleh Edward Said. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik analisis dramatistik pentad dari Kenneth Burke. Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa bangsa Asia mampu merepresentasikan dirinya dalam perfilman Barat. Melalui film sebagai industri media yang efektif untuk menyebarkan pesan bahwa Singapura bukanlah bangsa yang terbelakang, biadab, eksotis, dan berbahaya serta adanya benturan kebudayaan antara Barat (occident) dan Asia (orient).

Cite

CITATION STYLE

APA

Christy, R. A., Akbari, T. T., & Satriya, M. F. (2020). Analisis Dramatistic Pentad pada Film Crazy Rich Asians (2018) sebagai Antitesis Pandangan Orientalisme. Communicare : Journal of Communication Studies, 7(1), 89. https://doi.org/10.37535/101007120206

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free