Abstract
The process of aging experienced by the elderly causes problems related to the development of their lives both in terms of physical, mental, and psychosocial aspects. Family support plays an important role in motivating someone to carry out an activity, such as moral and material support. The high age causes the body to experience the aging process, including the brain. Cognitive function is a problem that elderly diabetics face because it causes a decrease in the process of thinking, perception, attention, and memory.Family support is needed by the elderly who experience changes in their cognitive function. This study aims to determine the relationship between family support and cognitive function in the elderly with diabetes mellitus in Candirejo Village, Air Molek Public Health Center Working Area. The type of research used is quantitative research with a cross-sectional approach. The sample in this study was 50 respondents, with the sampling technique in this study being a non-probability sampling technique with a total sampling type. normal, with as many as 27 respondents (54.0%). There is a relationship between family support and cognitive function in elderly DM with a p value of 0.001. Health workers at the Puskesmas are advised to conduct training and update their knowledge on ways to improve cognitive function in the elderly so that it can be practiced in the community. ABSTRAK Proses menua yang dialami lansia mengakibatkan masalah yang berkaitan dengan perkembangan kehidupan lansia baik dari segi fisik, mental maupun psikososialnya. Dukungan keluarga sangat berperan dalam memotivasi seseorang untuk melakukan suatu kegiatan, seperti dukungan moral dan material. Tingginya usia menyebabkan tubuh mengalami proses penuaan, termasuk otak. Fungsi kognitif merupakan masalah yang dialami oleh lansia diabetes dimana seseorang akan mengalami penurunan pada proses berfikir, persepsi, perhatian, dan memorinya. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan lansia yang mengalami perubahan pada fungsi kognitifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan dukungan keluarga dengan fungsi kognitif pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus di Desa Candirejo Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Air Molek. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden dengan teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling tipe total sampling.. Hasil penelitian yaitu mayoritas dukungan keluarga responden dalam kategori baik sebanyak 31 responden (62,0%), mayoritas fungsi kognitif responden dalam kategori normal sebanyak 27 responden (54,0%). Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan fungsi kognitif pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus dengan p value 0,001. Tenaga kesehatan di Puskesmas disarankan untuk melakukan pelatihan dan update ilmu tentang cara-cara peningkatan fungsi kognitif pada lansia, sehingga dapat dipraktikkan kepada masyarakat. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Fungsi Kognitif, Lansia
Cite
CITATION STYLE
Efliani, D., Yanti, R., Arsi, D., Sumandar, S., & Isni Yuli Lestari Putri, T. (2023). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI DESA CANDIREJO WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS AIR MOLEK. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 12(1), 86–92. https://doi.org/10.35328/keperawatan.v12i1.2433
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.